Headlines News :
Home » » Cara Membuat Hujan Dengan Photoshop.

Cara Membuat Hujan Dengan Photoshop.

Written By Admin on 27 October 2010 | 11:15 PM

Membuat hujan dengan Adobe Photoshop ternyata lebih maksimal dalam format gif dibandingkan aplikasi lain. Saya sudah pernah melakukannya menggunakan GIMP dan Macromedia Flash MX, buat saya Photoshop dalam hal ini lebih mantap. Membuat hujan dalam format gif menggunakan GIMP meski lebih ringkas, tetapi saya terkendala oleh ukuran hasil akhir foto yang lebih besar dibandingkan Adobe. Padahal untuk dipakai dalam halaman Website atau Blog (dalam hal ini blogspot) ukuran kilobyte sebuah foto sangat menentukan kemudahan aksesnya. Beda lagi dengan menggunakan Macromedia Flash MX untuk membuat hujan dalam format .gif, aplikasi yang satu ini tergolong sangat praktis, dan lebih mudah dibanding Adobe Photoshop maupun GIMP. Membuat animasi flash format .swf Macromedia Flash MX adalah jagonya, tetapi untuk membuat detail, tentu saja Photoshop jauh lebih keren. Itulah kenapa saya memilih menggunakan Adobe Photoshop untuk membuat hujan dalam versi gif.

Perbaharui software Photoshop anda, download Photoshop CS3 Full Crack dan keygen di: Download Photoshop CS5

Hujan gerimis bisa menyejukkan suasana, asal tidak membuat banjir tentu saja. Saya suka hujan yang menetes dari ranting-ranting pohon, seperti ini:





Aslinya foto di atas adalah foto diam seperti di bawah ini:

Cara membuat hujan gerimis seperti itu, sama saja dengan pembuatan foto gif lainnya. Buat seseorang yang sudah tahu persis caranya, tutorial ini tidak akan terlalu istimewa, tetapi jika tulisan ini berarti buat anda, semoga menjadi kebaikan bagi saya.

Pertama buka  foto yang akan anda edit. Anda dapat menyimpat foto di atas dengan cara: klik kanan mouse anda dan pilih Save As ke Memori Card anda. Cara ini lebih baik jika anda ingin mengedit foto dalam keadaan offline.

     Selanjutnya foto dijadikan background dengan cara duplikat layer:

Lakukan duplikat layer dua kali, gunanya satu buat background dan satunya nanti buat dikanibal.

    Selanjutnya aktifkan layar animasi dengan cara klik Windows - Animation:

     Tab yang di panah merah digunakan untuk membuat berapa kali pergerakan foto artinya jumlah layer menentukan jumlah pergerakan sebuah foto.. Dalam panel yang sama ada tab buat play, nanti buat ngetes foto yang akan di edit.

    Selanjutnya tambahkan layer dengan background transparent:

Selanjutnya yang perlu dilakukan adalah menghapus titik hujan yang berada di ujung daun-daun pada layer 0, agar dalam setiap waktu kita bisa menentukan besar kecil ukuran titik air yang menempel itu. Lakukan kanibalisasi pada Layer O copy.

     Buat seleksi dengan menggunakan Kotak (Rectangular Marquee Tool), bisa juga dengan Bulat (Elliptical Marque Tool) pada titik-titik hujan. Selanjutnya Copy - Paste ke layer 1: Di Layer 1, foto yang baru paste bisa dibentuk seperti apa pantasnya dengan menggunakan transformasi: Klik Edit - Transformasi - Scale.

     Lakukan berulangkali hingga layer mencapai 8 layer berbeda. Dengan cara itu pula kita bisa memaksimalkan titik hujan yang jatuh.

Selanjutnya pada layer animasi, buat layer hingga 6 layer. Sesuaikan layer animasi dengan Layer Photo, hasilnya bisa dicek dengan play. Itu saja. Selamat mencoba. Jika anda masih membutuhkan cara membuat foto format gif, ingin dasar yang mudah di mengerti, mungkin anda masih membutuhkan Tutorial Dasar Membuat Gif. Atau jika ingin mengupload photo ke facebook dengan tampilan menakjubkana, tetapi tidak punya waktu yang banyak di depan komputer, mungkin anda perlu ini: Mengedit Foto Dalam Tiga Menit. Mudah-mudahan berguna buat anda.

Share this article :

3 Comments:

nantaPD said...

Lebih hidup lagi bila dahan juga ikut sedikit bergoyang..... tergantung kreasi kita kan?
BTW It's so wonderful post.....

Maurice Avrahm said...

Bisa di atur. Gampang bro. Tapi kita punya sedikit masalah nantinya mengenai berat foto gif. Animasi dengan menggunakan format gif dengan tampilan yang lebih besar dan lebih rumit akan memperbesar ukuran kilobytenya. Foto ini juga sudah termasuk besar ukuran bytenya, jadi agak susah dibuka browser. Inilah salah satu kelemahan membuat animasi dalam bentuk gif, namun akan lebih ringan jika kita membuat dalam format animasi dalam flash.

nantaPD said...

Iya ya masalahnya layernya pasti semakin banyak. Apalagi jika ingin tampil natural goyangan dahan perlu goyangan yang lembut. Dampaknya layer akan besar sekali.. Oke thank......

 
Support : Creating Website | Freshlime CMS | Wisencare
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2011. Wisencare : how to - All Rights Reserved
Template Design by Creating Website Published by Freshlime