Headlines News :
Home » » Cara Membuat Deterjen Cair (Rinso).

Cara Membuat Deterjen Cair (Rinso).

Written By Admin on 03 September 2011 | 8:39 PM

Membuat dan menjual pembersih buatan sendiri adalah sebuah solusi, dan dapat menjadi alternatif yang lebih murah untuk urusan cuci mencuci. Beda dengan Cara Membuat Sabun Cair dalam tutorial sebelumnya maka bahan kimia juga beda varian. Mengingat deterjen cair sangat dibutuhkan untuk industri laundry, bahkan usaha wedding organizer maka bisnis sangat terbuka lebar masuk dalam usaha ini.
>
Permintaan pasar untuk konsumsi adalah besar dan stabil karena mereka digunakan dalam jumlah besar sehari-hari. Hal lain adalah bahwa deterjen cair yang dibuat dengan cara ini lebih serbaguna. Selain digunakan untuk membersihkan piring, lantai, kaca jendela, dan kamar mandi, mereka juga dapat digunakan untuk cuci biasa dalam cara yang sama seperti komersial buatan bubuk deterjen.

Dengan modal yang terbilang kecil untuk 3 liter, dan waktu untuk menyelesaikan adalah 2 sampai 3 jam, maka sabun cair kini menjadi milik anda.

Bahan yang Dibutuhkan:

  • Natrium lauril eter sulfat (SLES), P8.50 per 500 ml
  • Natrium klorida atau garam beryodium, P13.50 per 500 gm pak
  • Cocodiethanolamide (CDEA), P72.50 per 500 ml
  • Etil alkohol, P54.50 per 500 ml
  • Pewarna yang larut dalam air, P35 per 400 gm pak
  • Benzalkonium klorida, P109.50 per 500 ml
  • DEGREASER, P30 per 120 ml
  • Fragrance (pewangi), P161.40 per 120 ml
  • Air suling atau air ionisasi, P14.19 per liter
  • Kayu atau sendok plastic
  • Baskom Sedang.
  • Ruang praktek.
  • Sendok pengukur dan cangkir.
  • Tungku gas
  • 330 ml botol PET, P5.50/pc
Cara Membuat Deterjen cair:

Masukan 1,4 liter air suling dalam panci dan didihkan air selama 15 menit. Anda harus menggunakan air suling atau de-terionisasi untuk menghindari kontaminasi campuran deterjen cair. Tekan air sebagai zat yang dapat menyebabkan campuran untuk akhirnya memancarkan bau tak sedap.

Sambil menunggu campuran mendidih, tempatkan SLES (150g) dan garam beryodium (80g) ke dalam baskom. Campur mereka secara menyeluruh dengan sendok sampai garam beryodium benar-benar larut.

Setelah air mendidih dan garam yang cukup telah benar-benar terlarut, secara bertahap tuangkan air ke dalam campuran deterjen cair. Aduk. Terus aduk sampai SLES terlarut sempurna. Ciri SlS sudah tercampur sempurna adalah deterjen cair menjadi berbusa ketika diaduk.

Sekarang tambahkan ke campuran CDEA (60ml), benzalkonium klorida (0,01 ml), DEGREASER (40 ml), dan aroma (10 ml).

Masukkan air yang sudah diberi pewarna (10g) dalam etil alkohol (60 ml) kemudian satukan ke campuran. Pastikan bahwa aroma dan pewarna benar cocok.

Setelah menuangkan dalam semua bahan kimia, aduk sampai semuanya larut. Biarkan dingin sampai gelembungnya hampir hilang. Kemudian menambah liter air suling dingin. Setelah campuran telah cukup dingin dan deterjen cair menjadi jelas, sekarang bisa menuangkan produk jadi ke dalam botol PET. Itulah bibit deterjen cair.

Tutup botol PET yang mengandung deterjen cair dan meletakkannya ke samping. Hasil dari campuran deterjen cair 2,77 liter. Dengan bibit deterjen 330 ml, anda dapat menghasilkan 8 botol deterjen cair dari itu.



Catatan:

Untuk menentukan harga jual untuk deterjen cair Anda, menambahkan markup 40% sampai 45% untuk total biaya produksi setiap botol.



Sumber: http://www.mixph.com


Share this article :

0 Comments:

 
Support : Creating Website | Freshlime CMS | Wisencare
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2011. Wisencare : how to - All Rights Reserved
Template Design by Creating Website Published by Freshlime